Kemudian, menteri pertahanan tersebut mengutip sebuah pepatah jawa:

Mikul dhuwur mendhem jero.

Sebuah folklor lisan jawa yang pada masa lalu telah menjadi tradisi dalam kehidupan orang jawa.

Bahkan, pepatah tersebut sering diucapkan oleh para guru, orang tua, bahkan sejumlah.

Recommended for you

Pada saat jenazah hendak.

Mikul dhuwur mendhem jero.

Peribahasa ini adalah nasihat agar siapa pun mau menghargai dan menghormati orang tua.

Bukan saja diperlakukan sebagai kriminal, para penyeborot peti jenazah itu.

Ungkapan ini merupakan nasihat bagi anak agar menghormati.

Mikul dhuwur mendhem jero tegese yaiku njunjung drajade wong tuwa artinya memikul dengan tinggi dan memendam atau mengubur secara dalam.

Artikel ini akan membahas tentang arti pepatah jawa 'mikul duwur mendem jero' yang sempat diucapkan oleh prabowo subianto.

Youth pledge and the wisdom of โ€˜mikul dhuwur, mendhem jeroโ€™.

Pemahaman soeharto dalam hal mikul dhuwur mendhem jero, yang berarti, mengangkat kebaikan orang dan menyimpan kesalahannya, terutama kepada kedua orang.

Mikul dhuwur, mendhem jero (indonesia:

Dia lalu mengartikan pepatah jawa yang dikatakannya itu kepada.

Ungkapan mikul duwur mendem jero menjadi konsep yang memiliki arti filosofis yang kaya, yang mengacu pada pemahaman bahwa pembelajaran sejati dimulai dari.

Dipandang dari segi agama maupun kebatinan, pegangan mikul dhuwur mendhem jero itu merupakan realisasi daripada iman, percaya kepada tuhan yang maha esa.

The history books in dutch schools must be so biased that indonesian views toward colonialism are ignored.

Essays on politics, culture, and socioeconomic conditions in indonesia;

Ada satu peribahasa jawa yang tepat untuk mendidik karakter anak bangsa yang sudah mulai hilang rasa hormatnya pada orang tua, yakni โ€œmikul dhuwur mendhem jeroโ€.

You may also like

Dalam budaya jawa, peribahasa mikul dhuwur mendem jero dipakai dalam konteks suasana dan prosesi pemakaman jenazah seseorang.

Salah satu pepatah yang penuh motivasi yaitu โ€˜mikul duwue mendem jeroโ€™.

Mikul dhuwur mendhem jero dimaksudkan agar anak selalu hormat kepada orang tua atau pemimpin, namun tidak serta merta untuk sekedar menonjolkan kebaikan atau.

Ungkapan ini merupakan nasihat bagi anak agar menghormati.

Sop itu yang menjadi biang sengketa sosial.

Mikul duwur mendem jero sama sekali tidak berlaku.

Mikul duwur mendem jero.